Beberapa Metode Untuk Mengetahui Usia Kehamilan

hamil
(Gambar : pixabay.com)

Pada saat seorang wanita yang beberapa minggu lalu baru menikah tetapi usia kandungannya sudah memasuki 1 bulan, maka akan adanya pertanyaan yang terlintas di benak beberapa orang yang masih awam tentang kehamilan. Tetapi jangan langsung berpikiran negatif tentang wanita itu. Karena yang perlu diketahui adalah jika usia kehamilan atau usia bayi didalam kandungan bukan ditentukan dari tanggal terjadinya pembuahan setelah mulai berhubungan intimnya antara suami dan istri, tetapi ini dihitung berdasarkan hari pertama menstruasi terakhir yang dialami istri. Sedangkan tanggal kapan terjadinya konsepsi atau proses pembuahan hampir tidak ada yang mengetahuinya.

Para calon ibu penting untuk mengetahui tentang perkiraan usia kehamilannya. Dengan mengetahui usia kehamilan maka para ibu akan mengetahui bagaimana perkembangan janin yang sesungguhnya. Dengan mengetahui usia kehamilan juga maka para calon ibu akan mengetahui langkah apa yang harus dilakukannya disetiap masing masing usia kehamilan, termasuk akan diketahuinya deteksi penyakit, perawatan kehamilan, dan yang lainnya. Dan yang paling penting adalah para calon ibu akan mengetahui kapan perkiraan bayinya akan dilahirkan. Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk mengetahui usia kehamilan diantaranya yaitu :

  1. Metode Hari Pertama Menstruasi Terakhir Yang Dijadikan Patokan

Metode yang paling umum digunakan untuk menghitung usia kehamilan ini bisa digunakan jika calon ibu memiliki periode menstruasi yang teratur dan mengetahui kapan hari pertama haidnya pada periode menstruasi yang terakhir. Maka dari tanggal tersebut, ibu bisa menghitung usia kehamilan. Oleh karena itu sangat penting bagi ibu sejak menikah untuk memiliki catatan khusus tentang periode menstruasi setiap bulannya.

  1. Metode USG

Janin baru bisa terdeteksi oleh USG paling cepat 5 atau 6 minggu setelah terjadinya hari pertama menstruasi yang terakhir. Dengan menggunakan metode ini juga maka calon ibu bisa mengetahui berapa usia kehamilannya. Tetapi perhitungannya akan semakin akurat jika janin usianya sudah lebih besar yaitu sekitar 8 hingga 18 minggu.

  1. Metode Tinggi Puncak Rahim Atau Fundus Uteri

Hanya dokter di Rumah Sakit yang bisa melakukan metode ini. Caranya sangat sederhana yaitu dengan meraba puncak rahim yang terasa menonjol pada bagian perut. Kemudian hitung jarak antara tulang kemaluan hingga puncak rahim. Lalu jarak yang didapat dibandingkan dengan patokan standar.

  1. Metode Pita Ukur

Menghitung usia kehamilan menggunakan pita ukur ini hanya bisa dilakukan pada saat kehamilan memasuki usia 22 hingga 24 minggu. Caranya adalah menggunakan pita ukur seperti yang biasa dipakai oleh tukang jahit. Pita ukur diletakkan di titik nol pada tepi atas simfisis pubis, kemudian tarik pita ukur hingga melewati garis tengah perut hingga puncak rahim. Baca hasilnya dalam satuan Cm kemudian bandingkan dengan patokan standar.

  1. Metode Gerakan Janin

Untuk menggunakan metode ini sangatlah mudah yaitu dengan merasakan gerakan janin. Jika janin sudah mulai melakukan pergerakan maka diperkirakan usia kehamilan sudah memasuki usia 18 hingga 20 minggu. Tetapi yang perlu diketahui cara ini hanya berlaku bagi wanita yang baru pertama kali hamil.

Itulah beberapa metode yang bisa digunakan untuk mengetahui usia kehamilan. Tetapi ada metode yang paling mudah lagi yaitu menggunakan tools kalkulator kehamilan yang aplikasinya dapat diperoleh dengan mudah di internet. Tetapi untuk menggunakan metode ini perlu mengetahui kapan tanggal hari pertama haidnya pada periode menstruasi yang terakhir.

Dec 19, 2018 - Posted by admin

Comments are closed.